Support us by joining this link

Kelas XI Modul Ke-1 : C3.3.Sistem Operasi Jaringan dan LKS

Modul Ke-1 : C3.3.Sistem Operasi Jaringan.. 2
Kegiatan Belajar 1 : Jenis-Jenis Sistem Operasi Jaringan.. 5
Kegiatan Belajar 2 : Analisis Kebutuhan Perangkat lunak Server 7
Kegiatan Belajar 3 : Analisis Kebutuhan Perangkat Keras Server 8
Kegiatan Belajar 4 : Instalasi Sistem Operasi Jaringan.. 9

Kegiatan Belajar 5 : Instalasi Sistem Operasi Jaringan Mode Teks
. 10

Kegiatan Belajar 1 : Jenis-Jenis Sistem Operasi Jaringan

Setelah mengikuti kegiatan belajar ini siswa diharapkan dapat :
1) Mengetahui sistem operasi jaringan kode tertutup dan terbuka
2) Memahami perbedaan sistem operasi jaringan kode tertutup dan terbuka

SISTEM OPERASI
Sistem operasi memiliki peranan penting saat ini dalam mendukung perkembangan teknologi informasi. Ini karena hampir semua aplikasi yang dikembangkan saat ini berjalan diatas diatas sistem operasi. Sistem operasi merupakan sebuah program yang mengendalikan semua fungsi yang ada pada komputer. Sistem operasi menjadi basis landasan pengembangan aplikasi untuk user. Secara umum semua sistem operasi memiliki empat fungsi berikut.
- Pengendalian akses terhadap berbagai perangkat keras yang terhubung ke komputer. (Manajemen perangkat keras)
- Pengelolaan file dan folder (Manajemen file dan folder)
- Penyediaan user interface sebagai jembatan antar user dengan perangkat keras komputer (Manajemen interaksi user)
- Pengelolaan aplikasi user (Manajemen aplikasi)

Selain memiliki fungsi-fungi manajemen diatas, sistem operasi modern juga dapat memiliki kemampuan sebagai berikut:
- Multi-user – dua atau lebih user dapat bekerja sama untuk saling berbagi pakai penggunaan aplikasi dan sumber daya seperti printer pada waktu yang bersamaan.
- Multi-tasking – sistem operasi dapat menjalankan lebih dari satu aplikasi user.
- Multi-processing – sistem operasi dapat menggunakan lebih dari satu CPU (Central Processing Unit).
- Multi-threading – setiap program dapat dipecah ke dalam thread-thread untuk kemudian dapat dijalankan secara terpisah (pararel) oleh sistem operasi. Kemampuan ini juga termasuk bagian dari multitasking pada aplikasi.

Sistem Operasi 32-bit dan 64-bit
Terdapat dua perbedaan antara sistem operasi 32-bit dan 64-bit.
- Sistem operasi 32-bit hanya mampu menerima RAM maksimal 4 GB, sedangkan sistem operasi 64-bit mampu menggunakan lebih dari 128 GB RAM.
- Manajemen memori dari sistem 64-bit juga lebih baik, sehingga mampu menjalankan proses pada aplikasi lebih cepat.

Windows, Ubuntu dan OpenSuSE merupakan beberapa contoh sistem operasi yang mendukung arsitektur 32-bit.

Dilihat dari penggunaannya sistem operasi dapat dibedakan menjadi dua kelompok besar, yakni:
- Sistem operasi desktop, yang banyak digunakan di kantor-kantor, Small Office/Home Office (SOHO), dengan jumlah user yang sedikit.

- Sistem operasi jaringan, Network Operating System (NOS), didesain untuk dapat melayani user dalam jumlah besar untuk berbagai keperluan dan banyak digunakan pada perusahaan berskala besar.

SISTEM OPERASI DESKTOP
Sistem operasi desktop memiliki karakteristik sebagai berikut:
- Mendukung penggunaan oleh satu orang user
- Berbagi file dan folder dalam jaringan kecil dengan keamanan minimal

Saat ini di pasar, sistem operasi desktop yang paling banyak digunakan terbagi ke dalam tiga kelompok besar, yakni Microsoft Windows, Apple Mac Os, dan UNIX/Linux.

SISTEM OPERASI JARINGAN
Sistem operasi jaringan memiliki kakrakteristik sebagai berikut:
- Mendukung penggunaan oleh lebih dari satu user
- Menjalankan aplikasi yang mampu digunakan oleh lebih dari satu user
- Stabil (robust), dimana kecil kemungkinan untuk terdapat error pada program. Robustness adalah istilah untuk menunjukkan kemampuan suatu sistem komputer menangani masalah yang terjadi selama digunakan oleh user.
- Memiliki tingkat keamanan data yang lebih tinggi dari sistem operasi desktop.

Sistem Operasi Close Source (Proprietari) Sistem operasi proprietari merupakan sistem operasi yang dikembangkan secara internal oleh seseorang, perkumpulan ataupun perusahaan. Sistem operasi yang tergolong proprietari ini adalah Windows dan Mac Os.
Sistem Operasi Open Source (Terbuka) Sistem Operasi Terbuka merupakan sistem operasi yang kode programnya dibuka untuk umum sehingga dapat dikembangkan oleh yang lainnya. Sistem operasi yang termasuk terbuka adalah UNIX, Linux dan turunannya. Linux sendiri memiliki banyak varian, seperti Debian, Slackware, Redhat dan SuSE. Varian ini lebih dikenal dengan nama distro.
Di awal pengembangan sistem operasi hanya ada beberapa saja. Namun, saat ini telah ada sangat banyak yang beredar. Berikut ini ditampilkan grafik perkembangan sistem operasi UNIX beserta turunannya dari tahun ke tahun.
Dari sejarah ini dapat diketahui bahwa dua sistem operasi populer saat ini, yakni Linux dan Mac Os merupakan turunan dari sistem operasi UNIX. Sampai saat ini sistem operasi UNIX tetap terus berkembang menelurkan generasi-generasi baru berikutnya.

Kegiatan Belajar 2 : Analisis Kebutuhan Perangkat lunak Server

Setelah mengikuti kegiatan belajar ini siswa diharapkan dapat :
1) Mengidentifikasi perangkat lunak dari sistem operasi jaringan yang sesuai dengan kebutuhan user
2) Menentukan kebutuhan perangkat lunak dan kecocokannya dengan sistem operasi yang dipilih

ANALISA KEBUTUHAN PERANGKAT LUNAK SERVER
Kebutuhan dalam kaitannya dengan pengembangan komputer server merupakan sebuah kondisi atau kemampuan yang diharapkan ada pada komputer server dan diinginkan oleh user. Komputer server dalam hal ini merupakan perangkat yang didalamnya terinstal sistem operasi jaringan, yang sengaja dibangun untuk melayani berbagai komunikasi data dari user (klien). Komputer klien umumnya adalah komputer dengan sistem operasi klien baik desktop ataupun mobile.
Analisa perlu dilakukan untuk mengetahui server seperti apa yang akan dibangun. Penentuan kebutuhan akan sistem operasi jaringan dapat diketahui dengan memahami user yang akan menggunakan sistem tersebut. Sistem yang dipilih diharapkan merupakan sistem yang mampu menjalankan semua kebutuhan aplikasi yang diinginkan oleh user, termasuk didalamnya perangkat keras yang mendukung untuk menjalankan hal tersebut. Kecocokan perangkat keras dan perangkat lunak yang ada dalam sistem komputer ini biasa dikenal dengan istilah kompatibilitas.

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN APLIKASI
Sistem operasi yang dipilih nantinya haruslah sistem operasi yang kompatibel dengan berbagai aplikasi yang ada didalamnya. Ini dapat dilakukan melalui identifikasi berbagai kebutuhan aplikasi dari user. Jika akan digunakan dalam jaringan, identifikasi juga kompatibilitasnya dengan sistem operasi lainnya. Kompatibilitas ini dapat diketahui melalui tipe jaringan yang digunakan. Jaringan Linux mampu menghubungkan berbagai distro linux termasuk juga dari berbagai versi dari sistem operasi Windows dan Mac Os.
Berikut merupakan panduan yang dapat digunakan untuk menentukan sistem operasi terbaik untuk perangkat server sesuai kebutuhan user.
a. Apakah ada kebutuhan pengolahan data dengan aplikasi khusus? Bila ada maka penentuan sistem operasi dapat dilihat berdasarkan aplikasi khusus tersebut.
b. Apakah aplikasi-aplikasi tersebut mendukung lingkungan multi-user atau user tunggal? Ini dapat menentukan apakah akan diinstall di komputer server atau client. Selain itu ini dapat digunakan untuk menentukan bagian mana dari pengolahan data nanti yang bisa disimpan di server.
c. Apakah ada data (file) yang dibagi dalam jaringan? Jika ada, maka sebaiknya menggunakan sistem operasi jaringan yang mampu menjaga kompatibilitas format data-nya.

Sebagai contoh, apabila dalam jaringan ada kegiatan berbagi dokumen teks seperti file berekstensi .doc, maka server dapat menyediakan aplikasi seperti LibreOffice atau WPS Office untuk dapat digunakan oleh user untuk membuka file tersebut termasuk juga menyediakan layanannya seperti server FTP.

DOKUMENTASI SPESIFIKASI KEBUTUHAN
Hasil dari semua analisa kebutuhan selanjutnya dibuatkan dokumentasi yaitu dokumen spesifikasi kebutuhan perangkat lunak server. Dokumen ini hendaknya dibuat sejelas mungkin agar pada saat implementasi semua kebutuhan user dapat terpenuhi.

REVIEW (UJI) KEBUTUHAN
Langkah ini diperlukan untuk mendapatkan sinkronisasi akhir sebelum spesifikasi kebutuhan perangkat lunak benar-benar diterapkan pada server.



Kegiatan Belajar 3 : Analisis Kebutuhan Perangkat Keras Server

Setelah mengikuti kegiatan belajar ini siswa diharapkan dapat :
1) Mengidentifikasi perangkat keras dari sistem operasi jaringan sesuai kebutuhan user
2) Menentukan kebutuhan perangkat keras minimal dan kecocokannya dengan sistem operasi yang dipilih

ANALISA KEBUTUHAN PERANGKAT KERAS SERVER
Analisa ini merupakan kelanjutan dari analisa kebutuhan perangkat lunak dari server. Dari aplikasi-aplikasi yang berhasil diindentifikasi pada tahap analisa kebutuhan perangkat lunak sebelumnya akan dapat diketahui seberapa besar spesifikasi komputer server yang akan digunakan. Ini mulai dari jumlah memori (RAM), media penyimpan (harddisk), kecepatan prosesor dan spesifikasi lainnya sesuai aplikasi server yang akan dijalankan.
Tahapan dalam menentukan kebutuhan perangkat keras ini tidak jauh berbeda dengan pada saat menentukan aplikasi server sebelumnya, yakni mulai dari identifikasi kebutuhan perangkat keras dari setiap aplikasi yang akan digunakan, dilanjutkan dengan membuat dokumentasi dan melakukan review (pengujian).

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PERANGKAT KERAS
Pada langkah ini setiap aplikasi server dianalisa seberapa besar kebutuhan minimal untuk dapat diinstal pada komputer server. Informasi ini biasanya diberikan oleh situs pengembang dari aplikasi yang bersangkutan. Semuanya didata kemudian diolah sedemikian rupa sehingga spesifikasi yang ditentukan mampu mencakup semua kebutuhan minimal yang ada.

Kegiatan Belajar 4 : Instalasi Sistem Operasi Jaringan

Setelah mengikuti kegiatan belajar ini siswa diharapkan dapat :
1) Mengetahui tahapan instalasi sistem operasi jaringan
2) Memahami proses intalasi sistem operasi jaringan

INSTALASI SISTEM OPERASI JARINGAN
Instalasi merupakan hal yang paling awal dilakukan sebelum membangun server. Instalasi ini mencakup dua hal, instalasi perangkat keras dan perangkat lunak. Sebagai server yang akan melayani komunikasi antar jaringan, maka sebuah server minimal harus memiliki 2 kartu jaringan. Satu untuk jaringan internal dan lainnya untuk jaringan eksternal. Persyaratan lainnya dalam instalasi server mengikuti syarat umum instalasi Sistem Operasi, seperti:
- Jumlah RAM yang diperlukan
- Besar ruang harddisk yang akan digunakan
- Tipe dan kecepatan prosesor
- Resolusi video / layar (diperlukan untuk sistem operasi GUI)

Informasi ini biasanya telah disediakan oleh perusahaan penyedia sistem operasi yang bersangkutan. Misal, untuk Sistem Operasi Debian Wheezy dengan Desktop memerlukan syarat perangkat komputer seperti berikut ini.
- Prosesor minimal Pentium IV 1 GHz
- RAM minimal 128 MB (Disarankan 512 MB)
- Harddisk minimal 5 GB

METODE INSTALASI SISTEM OPERASI
Sistem operasi diinstall ke dalam bagian tertentu dari harddisk. Lokasi tertentu ini biasa dikenal dengan istilah partisi disk. Terdapat sejumlah metode yang dapat digunakan untuk menginstall sistem operasi. Penentuan metode ini dapat didasarkan pada kondisi hardware, persyaratan sistem operasinya sendiri dan kebutuhan user. Berikut ini merupakan empat pilihan jenis instalasi sistem operasi:
1. Instalasi Baru
Opsi ini dapat digunakan apabila jaringan yang akan dibangun adalah jaringan baru, ataupun adanya penambahan perangkat server baru yang tidak mendukung sistem operasi jaringan yang ada saat ini. Jika memilih opsi ini maka semua data pada partisi terpilih akan dihapus. Apabila ada aplikasi yang sudah terinstal sebelumnya pada sistem operasi lama, maka nanti perlu diinstal kembali.

2. Upgrade
Opsi ini banyak digunakan pada sistem-sistem jaringan yang sudah berjalan. Opsi ini dilakukan biasanya karena adanya perbaikan fitur yang ada pada sistem operasi yang digunakan, termasuk juga karena fitur baru yang memang diperlukan. Dengan memilih opsi ini aplikasi yang sudah terinstal sebelumnya kemungkinan akan tetap dapat digunakan setelah upgrade. Opsi upgrade ini hanya akan mengganti file-file sistem operasi sebelumnya dengan yang baru.

3. Multi-boot
Apabila disyaratkan untuk ada lebih dari satu sistem operasi dalam satu komputer, maka opsi ini dapat dipilih untuk memungkinkan penggunaan lebih dari satu sistem operasi. Nantinya, setiap sistem operasi akan ditempatkan pada partisinya masing-masing. Oleh karena itu, perlu ada persiapan partisi sebelum melakukan instalasi multi-boot ini.

4. Virtualisasi
Virtualisasi ini merupakan teknik yang memungkinkan instalasi sistem operasi dilakukan diatas sistem operasi yang ada saat ini. Tidak dalam partisi tertentu namun dalam suatu file tertentu. File ini merupakan perwakilan dari suatu sistem komputer virtual. Satu komputer dapat memiliki lebih dari satu komputer virtual. Oleh karena itu, instalasi lebih dari satu sistem operasi juga dimungkinkan dengan teknik ini. Beberapa aplikasi yang memungkinkan untuk membuat sistem virtual ini adalah VirtualBox, VMWare, dan Virtual PC.


Kegiatan Belajar 5 : Instalasi Sistem Operasi Jaringan Mode Teks

Setelah mengikuti kegiatan belajar ini siswa diharapkan dapat :
1) Mengetahui tahapan instalasi sistem operasi jaringan berbasis terminal
2) Memahami proses intalasi sistem operasi jaringan berbasis terminal

INSTALASI SISTEM OPERASI JARINGAN MODE TEKS
Instalasi sistem operasi jaringan mode teks ini merupakan mode instalasi yang lebih banyak menggunakan keyboard dalam pengoperasiannya. Debian dan Ubuntu Server merupakan salah satu contoh sistem operasi jaringan yang proses intalasinya menggunakan mode teks ini.
Sebagaimana telah disampaikan pada pertemuan sebelumnya bahwa ada persyaratan minimal yang harus dipenuhi sebelum instalasi. Pastikan semua persyaratan yang diperlukan oleh sistem ini telah terpenuhi. Berikut ini merupakan poin-poin kegiatan dalam instalasi Debian dalam mode teks.
1. Konfigurasi BIOS untuk dapat melakukan boot melalui CD/DVD
2. Pemilihan mode instalasi teks atau grafis (GUI)
3. Pemilihan bahasa, lokasi saat ini dan jenis keyboard
4. Pengaturan jaringan dan nama host (komputer)
5. Penentuan password untuk user root
6. Pembuatan user baru
7. Penentuan pewaktuan sesuai lokasi saat ini
8. Penentuan skema partisi yang akan digunakan
9. Pengelolaan sumber paket aplikasi (CD atau mirror)
10. Pemilihan aplikasi yang akan diinstall
11. Instalasi boot loader 

LKS Kegiatan Belajar 1 : Jenis-Jenis Sistem Operasi Jaringan

Tugas
Buatlah timeline sejarah perkembangan sistem operasi Linux dari awal hingga tahun sekarang ini? Gunakan distribusi Linux yang masuk 20 daftar distro populer 6 bulan terakhir di situs www.distrowatch.com.

Tes Formatif
1. Apa yang dimaksud dengan sistem operasi jaringan?
2. Sebutkan sistem operasi jaringan yang diketahui?
3. Apa perbedaan antara sistem operasi jaringan dengan sistem operasi umumnya?
4. Apakah kelebihan dan kekurangan menggunakan sistem operasi terbuka (open source) dibandingkan tertutup (proprietary)?
5. Jelaskan kemungkinan aplikasi user untuk berjalan langsung tanpa melalui sistem operasi?

LKS Kegiatan Belajar 2 : Analisis Kebutuhan Perangkat lunak Server

Tugas
Buatlah daftar aplikasi server dengan sistem Ubuntu Server yang diperlukan untuk kebutuhan klien berikut.
Kebutuhan User
Aplikasi Server (boleh lebih dari 1)
Akses Internet
SQUID Proxy Server
Server untuk berbagi file/dokumen
Akses domain lokal
Pengalamatan otomatis
Jejaring sosial lokal
Pembelajaran online lokal
Komunikasi tekstual
Komunikasi audio/video

Tes Formatif
1. Apa yang dimaksud dengan kebutuhan dalam kaitannya dengan analisa kebutuhan perangkat lunak server?
2. Apa saja langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk dapat mengetahui kebutuhan perangkat lunak server?
3. Mengapa diperlukan analisa kebutuhan dalam menentukan kebutuhan server?

LKS Kegiatan Belajar 3 : Analisis Kebutuhan Perangkat Keras Server

Tugas
Carilah dan tentukan spesifikasi perangkat keras yang cocok untuk menjalankan semua layanan server yang telah ditentukkan pada tugas LKS Kegiatan Belajar sebelumnya (kebutuhan akan komunikasi audio/video untuk saat ini dapat diabaikan). Spesifikasi yang diharapkan dapat berupa infomasi besarnya media penyimpan, memori, bandwidth, dan prosesor.

Tes Formatif
Apa saja yang perlu ditentukan pada saat penentuan kebutuhan perangkat keras dari server?

LKS Kegiatan Belajar 4 : Instalasi Sistem Operasi Jaringan

Tugas
Buatlah dokumentasi langkah-langkah instalasi virtual sistem operasi distro Linux selain Ubuntu Server misalnya Ubuntu, Mint atau lainnya?

Tes Formatif
1. Apakah yang dimaksud dengan instalasi sistem operasi?
2. Jelaskan jenis-jenis instalasi sistem operasi yang diketahui?
3. Tahapan manakah dari proses instalasi sistem operasi yang merupakan tahapan yang paling utama menurut pendapat kalian dan berikan alasannya?

LKS Kegiatan Belajar 5 : Instalasi Sistem Operasi Jaringan Mode Teks

Tugas
Buatlah dokumentasi dari instalasi baru/virtual sistem operasi Ubuntu Server?

Test Formatif
1. Tentukan perbedaan langkah-langkah pada instalasi sistem operasi Ubuntu Server berbasis GUI dan teks (CLI)?
2. Apa kelebihan dan kekurangn antarmuka berbasis GUI dengan CLI?
3. Berikan pendapat kalian dari hasil proses instalasi Ubuntu Server berbasis GUI dan CLI yang dilakukan manakah yang lebih baik? 

No comments:

Post a Comment