Support us by joining this link

Biarkan Dia Bermain



Setiap orangtua pastinya ingin memiliki anak yang pintar dan berprestasi. Sehingga mereka ramai-ramai mendaftarkan anaknya untuk mengikuti kursus ini, pelatihan itu, private di sana, belajar di sini dan lain sebagainya.

Tapi terkadang orangtua lupa memberikan jatah jam bermain bagi anaknya, dan terkadang juga sebagian orangtua melarang anak-anaknya jika ingin ikut bermain bersama teman-temannya.
“Jangan. Sekali lagi jangan. Janganlah kau renggut jatah bermain anak-anakmu.” Sesibuk apapun agenda yang harus dijalani si anak, berikan waktu bagi dia untuk menikmati dunianya, dunia anak yang penuh canda tawa, dunia yang penuh warna. Biarkan mereka bermain dengan teman-temannya.

Karena dengan bermain, mereka juga sebenarnya sedang belajar. Mereka belajar mengasah kemampuan bersosialisasi, mengasah ketajaman insting, kerjasama dan yang lebih penting lagi, anak merasakan kebahagiaan. Karena bila mereka merasa enjoy dan bahagia, maka ketika belajar di sekolah atau di tempat kursus, mereka punya supply energi yang cukup dan tidak merasa tertekan dan bosan.

Jadi, berikan waktu dan jatah bermain bagi anak-anak di tengah-tengah kesibukan mereka mengikuti “kehendak” agenda orangtuanya.

“Selamat bermain dan belajar”

No comments:

Post a Comment