Support us by joining this link

07 January 2012

Setting Access Point TP-Link TL-WR543G Sebagai Server Hot Spot


B. Ketika men-setting AP, hubungkan port LAN dengan Laptop
C. Ketika setting AP sudah selesai, hubungkan port WAN dengan eth1 pada server.

Berikut ini adalah urutan setting Access Point:
No
Gambar
1
a. Tombol reset digunakan untuk mengembalikan setting ke default Access Point.
 

b. Port WAN digunakan untuk menghubungkan Access Point dengan computer server.

c. Port LAN digunakan untuk menghubungkan Access Point dengan wired client/hub-switch/laptop untuk keperluan pengaturan Access Point.
2
a.Tekan tombol reset pada Access Point, kira-kira 30 detik.

b.Hubungkan port LAN dengan laptop.
 

c.Setting ip address laptop menjadi automatic agar bisa request ip address kepada Access Point yang juga berfungsi sebagai DHCP server.

3
Cek status lancard laptop, kemudian perhatikan pada Default Gateway. Ip address pada Default Gateway merupakan ip address dari Access Point.
4
a.Kemudian buka browser (mozilla), ketikkan ip address Access Point pada address bar
 

b.Isikan username (admin) dan password (admin)
5
Agar access point bisa menjadi server hotspot, maka mode yang dipilih adalah AP Router.
Klik Operation Mode > AP Router > Save
6
a.Untuk konfigurasi ip address WAN, disesuaikan dengan ethernet kedua (eth1) pada server.
 

b.Dalam praktik ini, ip address eth1 adalah 192.168.46.1 sehingga ip address WAN harus dalam satu network dengan eth1.
 

c.Berikut adalah keterangan dari gambar di atas:
  i.  Tipe koneksi WAN : static, karena pemberian ip  

      address dilakukan secara manual.
  ii. IP Address : 192.168.46.2, disesuaikan dengan ip 

      address eth1 pada komputer server.
  iii.Default Gateway: 192.168.46.1, merupakan ip 

      address eth1 pada komputer server.
  iv. Primary DNS: 192.168.45.1, merupakan ip 

      address eth0 (lancard pertama) komputer server.
  v.  Secondary DNS: 202.134.1.10, merupakan ip 

      address telkom speedy.
7
a.Untuk konfigurasi ip address LAN, disesuaikan dengan kebutuhan.
 

b.Dalam praktik ini, ip address LAN adalah 192.168.47.1.

c.Klik OK jika ada peringatan “…rebooting….”.
8
a.Kemudian secara otomatis ip address laptop akan berubah mengikuti perubahan ip address port LAN pada Access Point.
 

b.Ketik ulang ip address Access Point yang telah berubah dan masukkan kembali username dan passwordnya.
9
Setting berikutnya yaitu untuk SSID atau nama jaringan wireless. Klik pada Wireless > Wireless Settings.
 

a.SSID : identitas jaringan yang diinginkan (misalnya Ujikom SMKDT)
 

b.Region: wilayah jaringan wireless (Indonesia)
 

c.Channel: jalur broadcast jaringan kita (misalnya dipilih 13)
 

d.Enable Wireless Router Radio : mengaktifkan router melalui wireless
 

e.Enable SSID Broadcast :memperbolehkan identitas jaringan di broadcast/di cari oleh pengguna.
 

f.Enable Wireless Security: mengaktifkan pengamanan untuk jaringan wireless.
10
Kemudian cek di laptop atau komputer client yang memiliki wireless adapter. Cari nama SSID yang baru saja dibuat kemudian klik Connect.
11

Jika sudah terkoneksi akan ada pesan Connected. Dan jika ingin mengakhiri klik Disconnect.
12
Jika ingin melihat informasi koneksi wireless, klik kanan icon wireless > status. Selamat mencoba dan semoga bisa bermanfaat.

Untuk lebih jelasnya silahkan download modulnya di sini.

No comments:

Post a Comment